Tampilkan postingan dengan label Penerbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Desember 2020

Tak Hanya Satu, 7 Bandara Ini Bisa Jadi Pilihan saat Berlibur ke Sumut

SahabatTravel - Pergi berlibur dapat menjadi alternatif saat kamu penat menghadapi rutinitas. Ada banyak pilihan destinasi menarik yang bisa jadi pertimbangan ketika hendak berlibur. Termasuk berbagai destinasi wisata yang ada di Sumatra Utara. Selain pangkalan udara Soewondo yang dulunya adalah bandara Polonia, Sumatra Utara punya tujuh bandara lain lho.


Kamu bisa mengunjungi berbagai tempat dengan tujuh bandara terdekat dengan destinasi wisata pilihanmu. Yuk, cari tahu bandara apa saja di bawah ini!

1. Bandara Internasional Kualanamu – Deli Serdang 

Kualanamu International Airport merupakan bandar udara yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, sekitar 23 km dari pusat kota Medan. KNO merupakan bandara megah yang paling besar di Sumatera Utara dan bandara terbesar ketiga di Indonesia.

Jika kamu ingin berkeliling di pusat kota Medan dan Deli Serdang atau kabupaten yang tak jauh dari kota Medan, maka bandara ini adalah pilihan tepat. Letaknya tak jauh dari pusat kota dan akses yang mudah menuju kota. Baik dengan kereta bandara, bus penumpang, taksi dan juga transportasi online.

2. Bandara Internasional Sisingamangaraja XII – Tapanuli Utara 

Bandara ini dulunya dikenal dengan nama Bandara Internasional Silangit dan terletak di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Bandara ini diresmikan oleh presiden SBY sejak tahun 2005 untuk mempromosikan dan meningkatkan wisatawan ke Danau Toba dan area Tapanuli lainnya.

Peningkatan fasilitas dan pelayanan yang dilakukan membawa bandara ini menjadi satu-satunya bandara kelas IV yang setara dengan bandara kelas II di Indonesia. Kamu bisa memilih terbang dengan berbagai penerbangan komersial dari berbagai maskapai yakni Garuda, Citilink, Batik Air, Sriwijaya, Wings Air dan Air Asia.SahabatQQ

3. Bandara Aek Godang – Tapanuli Selatan

Jika kamu berkunjung ke wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) maka akses tercepat dari kota Medan adalah dengan terbang ke bandara ini. Kamu dapat mengunjungi Candi Portibi dan berbagai tempat menarik lainnya di kota ini. Bandara Aek Godang adalah bandara kelas III yang terletak di Kota Padangsidempuan.

Pesawat yang mendarat juga merupakan pesawat kecil seperti pesawat baling-baling ATR 72-600 milik Wings Air. Namun kini maskapai Citilink juga telah membuka rute penerbangan di bandara Aek Godang. Pendeknya landasan pacu menyebabkan jumlah penumpang yang dapat diangkut harus lebih sedikit dari kapasitas penumpang di dalam pesawat.

4. Bandara Dr. F.L Tobing – Tapanuli Tengah

Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki bandara yang cukup bagus yakni bandara Dr. Ferdinand Lumbantobing. Jika kamu ingin mengunjungi indahnya Kota Sibolga dan tak ingin melalui jalur darat bisa memilih mendarat di bandara ini.

Sejumlah maskapai, yakni Garuda Indonesia, Wings dan Citilink beroperasi melayani berbagai rute penerbangan dengan tujuan Medan, Batam, Jakarta, Gunung Sitoli hingga ke Johor Baru dan Melaka.

5. Bandara Sibisa – Toba Samosir 

Satu lagi bandara yang bisa menjadi pilihanmu saat berkunjung ke Parapat dan Danau Toba adalah melalui bandara Sibisa. Sangat dekat sekali dengan kota Parapat dan hanya berjarak 10 kilometer saja. Kamu bisa terbang dengan Susi Air, private jet dan pesawat sejenis ATR untuk mendarat di bandara perintis ini.

Dalam hal operasional bandara Sibisa akan berbagi peran dengan bandara Sisingamangaraja XII. Bandara Sibisa akan melayani pesawat dengan tipe kecil seperti ATR-72, sebaliknya bandara Sisingamangaraja XII akan melayani pesawat komersil berukuran besar.

6. Bandara Binaka – Gunung Sitoli 

Jika kamu memilih pergi berlibur ke pulau Nias untuk melihat tradisi lompat batu, maka kamu bisa mendarat di bandara Binaka. Bandara ini terletak di kecamatan Gunungsitoli, Nias. Melayani penerbangan dengan maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Susi Air dan juga Wings Air dengan rute Medan, Padang, Lasondre Sibolga dan juga Silangit.

Bandara ini terus berbenah dan telah diperluas pada tahun 2014 silam, landasan pacu bandara kini menjadi 2250 m x 30 m, dan juga bisa melayani penerbangan internasional.Agen Domino99

7. Bandara Lasondre – Nias Selatan 

Pulau Nias yang menyimpan segudang potensi wisata ternyata tak hanya memiiki satu bandara. Bandara Lasondre adalah bandara pengumpan (spoke) dan terletak di ujung utara Pulau Tanah Masa, Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara.

Bandara ini disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pariwisata dan juga sebagai bandara bantuan saat terjadi bencana alam. Jenis pesawat yang bisa mendarat adalah pesawat kecil serta melayani berbagai maskapai seperti Wings Air, Susi Air, Gatari Air Service, Garuda Indonesia, juga Lion Air.

Itulah tujuh bandara yang bisa jadi pilihan saat memutuskan berwisata ke Sumatra Utara. Bisa jadi momen short escape kamu di penghujung tahun ini.

Share:

Senin, 30 November 2020

10 Tips Ampuh Mencegah Koper Hilang dan Rusak Saat di Bandara

SahabatTravel - Saat bepergian jauh naik pesawat, kita harus melakukan checkin dan meletakkan koper atau tas ke dalam bagasi. Karena jumlahnya benar-benar banyak, tak menutup kemungkinan koper bisa tertukar, rusak, atau bahkan hilang.


Hal ini bisa membuat perjalanan menjadi terganggu dan masalah tersendiri. Nah, untuk mencegah hal ini terjadi, berikut beberapa tips mencegah koper hilang atau rusak saat di bandara. 

1. Tempelkan nama serta nomor HP pada bagian luar dan dalam koper, karena label bagasi dapat mudah hilang

2. Hiasi koper dengan tali atau sticker supaya gak mudah tertukar dengan orang lain

3. Foto bagian luar dan dalam kopermu supaya bisa menjadi bukti dan mengajukan asuransi jika sewaktu-waktu hilang

4. Jangan datang terlambat untuk menghindari jalur checkin yang sulit, karena lebih mudah terpisah dari koper.SahabatQQ

5. Tulis daftar barang-barang yang dibawa dalam koper, bawa kwitansi barang berharga dan asuransikan

6. Hindari penerbangan dengan jadwal yang ketat karena meningkatkan kemungkinan kopermu hilang

7. Jangan meletakkan barang-barang berharga di dalam koper, sebaiknya gunakan tas terpisah dan selalu kamu bawa

8. Pastikan petugas menempelkan tag tujuan yang benar ke kopermu dan lepas tag lama untuk mencegah kebingungan

9. Kemas pakaian ganti dalam tas jinjing, sehingga kamu punya sesuatu untuk dipakai jika koper hilang.Agen Domino99

10. Ajukan asuransi perjalanan untuk mengganti kerugian barang yang hilang atau rusak. Kamu juga bisa menggunakan plastic wrap untuk melindungi koper dari benturan

Itulah beberapa tips untuk mencegah koper hilang dan rusak, supaya liburan tetap aman dan nyaman. Siap melancong ke mana, nih?

Share:

Senin, 11 Mei 2020

5 Perubahan yang Akan Ditemukan dalam Penerbangan Semenjak Pandemi COVID-19

SahabatTravel - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal. Demi alasan keselamatan, tentu saja ada perubahan yang diterapkan di ruang publik yang menjadi tempat bertemunya banyak orang, termasuk penerbangan. 



Ya, mulai dari bandara hingga kabin pesawat, ada banyak hal baru yang mungkin saja bisa kamu temukan. Mulai dari kewajiban mengenakan masker hingga dokumen wajib untuk terbang. 

Melansir laman Lonely Planet, Rabu, 6 Mei 2020, jurnalis dunia penerbangan, John Walton, mengungkap beberapa perubahan untuk diantisipasi, baik oleh pelaku bisnis maupun penumpang.

1. Wajib Pakai Masker


Penggunaan masker medis maupun non-medis yang terbuat dari kain menjadi sebuah kewajiban, baik saat berada di bandara maupun ketika dalam kabin. Alasannya tentu saja untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penyebaran virus.

Di Indonesia sendiri, maskapai penerbangan yang beroperasi dengan perizinan khusus seperti Lion Air Group dan Citilink Indonesia juga telah menerapkan kebijakan serupa. 

2. Bangku Sebelahmu Pasti Dikosongkan


Physical Distancing atau menjaga jarak satu dengan yang lainnya, bukan cuma dilakukan ketika mengantre di bandara saja. Tetapi juga dilaksanakan dalam kabin pesawat.
 
Salah satu caranya adalah dengan meniadakan penumpang di bangku tengah (middle seat). Di Indonesia, penerapan physical distancing dalam pesawat ini sudah dilakukan oleh hampir seluruh maskapai penerbangan.SahabatQQ
 
Ada kemungkinan kebijakan itu hanya bersifat sementara hingga pandemi mereda. Namun, ada pula yang meramalkan kebijakan ini akan menjadi 'New Normal' dalam penerbangan.

Kalau memang kebijakan physical distancing dalam kabin akan menjadi 'New Normal', rasanya kamu mesti bersiap dengan meningkatnya harga tiket. Karena dengan mengosongkan bangku tengah, itu berarti pesawat hanya bisa menjual setengah atau dua pertiga kapasitasnya dalam sekali penerbangan. 

3. Enggak Bisa Terbang Kalau Demam


Jangan harap kamu bisa terbang kalau suhu tubuhmu lebih tinggi di atas rata-rata. Sejak menginjakkan kaki di bandara, penumpang pesawat biasanya akan dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya.
 
Penumpang yang sedang dalam kondisi demam atau sakit tidak akan diperbolehkan untuk terbang. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko penumpang COVID-19 dalam pesawat.
 
Sebab salah satu simptom dari penyakit ini adalah demam dan sakit pada pernapasan. Meskipun dalam beberapa kasus, ada penderita COVID-19 yang tidak menampakkan gejala.

Maskapai Etihad yang berbasis di Abu Dhabi misalnya, menyiapkan sebuah kios untuk mengecek detak jantung, suhu tubuh, dan pernapasan penumpang. Sementara di Singapura, penumpang pesawat akan diminta untuk melakukan rapid test di bandara. 

4. Akan Ada Dokumen Wajib Baru yang Mesti Dibawa


Akan ada dokumen wajib yang mesti kamu persiapkan sebelum terbang ke luar kota atau luar negeri.

Dokumen-dokumen tersebut biasanya diminta oleh maskapai penerbangan ketika kamu melakukan pemesanan tiket, atau dilampirkan di imigrasi ketika kamu memasuki negara lain.

 Misalnya saja surat keterangan kesehatan dari dokter atau rumah sakit atau surat tugas. Ya, surat tugas.

Dalam masa pandemi ketika maskapai terbang dengan perizinan khusus, penumpang pesawat mesti melampirkan surat tugas dari kantor atau pemerintah saat memesan tiket. Dokumen wajib tersebut bisa saja berbeda antara satu maskapai dengan maskapai lainnya, atau antara satu negara dengan negara lainnya.Agen Domino99

5. Penumpang Diperbolehkan Bawa Hand Sanitizer >100 ml


Batas cairan yang diperbolehkan dalam kabin pesawat hanyalah 100 ml. Seluruh benda cair yang ingin kamu bawa mesti dikemas dalam wadah transparan agar memudahkan dalam pengecekan.

Namun, semenjak pandemi, TSA di Amerika Serikat telah memberikan kelonggaran untuk penumpang membawa hand sanitizer hingga 354 ml. Botol hand sanitizer itu akan diperiksa secara terpisah di pos pemeriksaan lainnya.

Walau baru diaplikasikan di Amerika Serikat, bukan tidak mungkin regulator lain di berbagai negara akan melakukan hal yang sama. Sebab, hand sanitizer merupakan salah satu benda wajib yang mesti dibawa saat terbang dengan pesawat. 

Share:
Copyright © Seputar Informasi Tips Travel | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com