Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 September 2022

15 Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner Bandung Paling Enak Dan Hits Yang Wajib Dicoba

DominoQQ



Mau main ke Bandung? Jangan lupa nikmati juga kuliner khas Kota Kembang ya! Berikut ini rekomendasi tempat wisata kuliner Bandung paling enak dan hits yang layak kamu coba.


Banyak sekali inovasi kuliner yang lahir dari Kota Bandung dan menjadi cikal bakal berbagai kuliner hits saat ini.


Tak heran bila wisata kuliner Bandung menjadi salah satu sektor yang paling diandalkan oleh pemerintah maupun oleh masyarakatnya.


Para pelancong yang berkunjung ke Kota Bandung pun selalu


Dari sekian banyak tujuan wisata kuliner Bandung yang sedang hits saat ini, berikut ini beberapa di antaranya yang perlu kamu coba.


Para pelancong yang berkunjung ke Kota Bandung pun selalu


Dari sekian banyak tujuan wisata kuliner Bandung yang sedang hits saat ini, berikut ini beberapa di antaranya yang perlu kamu coba



1. Warung Kopi Purnama



Warung kopi yang hampir berusia seabad ini kini dijalankan oleh keturunan dari generasi ke-4 dan masih tetap mempertahankan cita rasa aslinya.


Berbeda dengan coffee shop kekinian, Warung Kopi Purnama masih tetap menawarkan menu andalannya seperti kopi hitam, kopi susu, dan roti selai srikaya



2. Cuanki Serayu



Bagi penyuka makanan pedas menyegarkan, maka wajib coba sensasi kenikmatan Cuanki Serayu yang terletak di Jalan Serayu No. 2, Cihapit.


Meskipun namanya cuanki, namun apa yang ditawarkan oleh Cuanki Serayu sangat berbeda dengan cuanki yang dijual di tempat lainnya.


Saking terkenalnya wisata kuliner Bandung ini, setiap hari antrian pembelinya selalu luber hingga ke tepi jalan di depan tokonya.



3. Ronde Alkateri



Wisata kuliner Bandung berikutnya yang sangat cocok untuk mengusir hawa dingin Bandung di malam hari adalah ronde Alkateri.


Berdiri sejak 1984, ronde Alkateri sudah sangat terkenal dan hingga kini selalu ramai diserbu oleh para pelanggannya yang datang dari berbagai daerah.


Jika ingin mencicipinya, datanglah ke Jl. Alkateri No.1, biasanya ronde Alkateri buka sejak pukul 6 sore hingga pukul 10 malam.



4. Bacang Panas Braga



Bacang Panas Braga merupakan salah satu tujuan wisata kuliner Bandung yang tak hanya hits di kalangan penduduk Bandung, tapi juga legendaris.


Tak berlebihan jika kita menyebut bacang yang dijual ini sebagai bacang paling nikmat di seantero Bandung Raya karena memang begitulah adanya.


Selain itu, penjual bacang yang selalu mangkal di samping Apotik Kimia Farma dan Gedung Museum Konferensi Asia Afrika ini telah berjualan selama 30 tahun!



5. Toko Roti Sumber Hidangan




Toko Roti Sumber Hidangan telah berdiri sejak 1929 dan terkenal karena menjual aneka jenis kue khas Belanda dengan citarasa otentiknya.


Untuk menemukan toko roti ini pun cukup mudah karena terletak di jalan paling terkenal di Bandung yaitu di Jalan Braga No. 22.


Beberapa produk favorit toko roti ini yaitu moorkoppen, bokkepootjes, tompoesjes, aneka penganan manis lainnya, dan juga eskrim khas Toko Roti Sumber Hidangan.



6. Yamie Toko You Bandung



Tempat wisata kuliner Bandung berikutnya yang tak boleh dilewatkan adalah Yamie Toko You Bandung yang sangat legendaris.


Toko You sudah berdiri sejak tahun 1947 dan terkenal akan cita rasanya makanan khas Indonesia dan China yang sangat unik.


Selain itu, Toko You yang terletak di Jalan Hasanuddin No.12 Bandung ini juga menyajikan berbagai kuliner penuh nostalgia khas tahun 1990-an.



7. Iga Bakar si Jangkung



Kalau kamu mencari tempat wisata kuliner Bandung yang menyajikan menu-menu beriga, maka pilihan terbaiknya adalah restoran Iga Bakar si Jangkung.



Iga Bakar si Jangkung menyajikan menu makanan yang lengkap mulai dari olahan ayam, kambing, dan sapi lewat berbagai masakannya yang variatif.


Namun, andalan utama dari restoran ini adalah menu iga bakarnya yang disajikan dalam mangkuk tanah liat dengan bumbu yang meresap, lembut, dan nikmat.



8. Roti Bakar Cari Rasa Kosambi



Wisata kuliner Bandung lainnya yang tak kalah hits dan legendaris di seantero Bandung adalah Roti Bakar Cari Rasa yang terletak di daerah Kosambi.


Toko roti bakar yang telah berdiri sejak 1950-an ini disebut-sebut sebagai penjual roti bakar pertama yang buka di Kota Bandung.


Saking terkenalnya roti bakar Cari Rasa ini, banyak juga penjual roti bakar gerobak keliling yang mengambil rotinya dari toko ini.



9. Lotek Kalipah Apo



Lotek adalah salah satu sajian wisata kuliner Bandung tradisional yang sangat khas dan sulit ditemukan di tempat lainnya di luar Jawa Barat.


Salah satu penjual lotek paling tersohor dan paling laris di Kota Bandung adalah Lotek Kalipah Apo yang berjualan di Jl. Kalipah Apo No.42.


Resep turun temurun dan proses olahan secara tradisional menjadi dua rahasia utama untuk mempertahankan cita rasa lotek Kalipah Apo yang legit.



10. Bolu Bakar Tunggal



Kalau kamu penasaran akan wisata kuliner Bandung berbentuk kue yang paling nikmat, maka tak ada jawaban lain selain Bolu Bakar Tunggal.


Bolu Bakar Tunggal adalah sejenis kue bolu berbentuk persegi panjang yang dipotong tengahnya dan diisi berbagai rasa di tengahnya mirip roti bakar.


Rasanya benar-benar nikmat dan berbeda dengan roti bakar. Pokoknya kamu wajib cicipi sendiri ketika nanti wisata kuliner ke Bandung!



11. Kue Balok Kang Ade



Tak ada yang spesial dari tempat berjualan Kue Balok Kang Ade yang terletak di kios kecil tepat di sebelah rel kereta di Jalan Garuda, Maleber, Kota Bandung ini.


Namun, kue balok yang dijual di tempat ini sangat istimewa dan berbeda dari kue balok di tempat lainnya meskipun hanya dijual dalam rasa original saja.


Variannya kue balok yang dijual hanya tersedia dalam pilihan matang dan setengah matang, namun, banyak menu pelengkap lainnya yang dijual di tempat ini.



12. Nasi Kalong




Wisata kuliner Bandung di malam hari juga banyak yang hits dan tak kalah nikmatnya, contohnya Nasi Kalong yang terletak di Jl. RE Martadinata ini.


Nasi Kalong adalah kuliner yang terbuat dari beras merah dan dimasak dengan kluwek plus rempah sehingga hasilnya adalah nasi yang gurih dan lezat.


Kamu bisa menyantap Nasi Kalong tanpa lauk ataupun dengan berbagai pilihan lauk yang disediakan tempat ini.


13. Mie Rica Kejaksaan



Bagi penyuka kuliner berbahan dasar mie seperti bakmi, maka kamu perlu mencoba wisata kuliner Bandung yang satu ini.


Mie Rica Kejaksaan menjual menu bakmie dengan berbagai pilihan topping yang dijamin dapat membuatmu kenyang dan puas setelah menyantapnya.


Mie Rica Kejaksaan menjual menu-menu yang didominasi oleh campuran daging babi, sehingga pastikan agar hal tersebut sesuai dengan dirimu.



14. Mie Kocok Bandung Mang Dadeng




Mie kocok adalah salah satu menu tradisional khas Bandung yang tak boleh dilewatkan ketika kamu wisata kuliner di Bandung.


Mie Kocok Mang Dadeng bisa dibilang sebagai penjual mie kocok paling terkenal di Bandung karena cita rasanya yang khas dan keunikannya.


Dari yang awalnya berjualan keliling sejak tahun 1958, hingga kini telah mempunyai tujuh cabang dengan pusatnya terleta di Jl. Banteng No.67.



15. Mi Yamin Rumah Makan Linggarjati



Wisata kuliner Bandung yang terakhir yang wajib kamu cicipi adalah Mie Yamin dari Rumah Makan Linggarjati.


Saking terkenalnya mie yamin di sini hingga kemudian restoran ini dijuluki sebagai legendanya mie yamin bakso di Kota Bandung.








Share:

Kamis, 15 April 2021

6 Tips Mendaki Gunung Saat Ramadan, Puasa Tetap Lancar dan Nyaman

SahabatTravel  - Banyak kegiatan di luar ruangan yang sebenarnya masih bisa dilakukan ketika berpuasa. Salah satunya mendaki gunung.


Yap, mendaki gunung memang menjadi aktivitas yang sangat melelahkan. Membayangkan mendaki sembari berpuasa saja rasanya sudah ogah-ogahan, ya gak?

Namun, gak ada salahnya mendaki gunung saat puasa, lho. Justru bakal menciptakan momen dan pengalaman yang berkesan. Apalagi buat kamu yang hobi mendaki, rasanya puasa bukan hambatan.

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mendaki gunung saat berpuasa, di antaranya seperti di bawah ini.

1. Mulai mendaki di pertengahan bulan Ramadan

Jangan mendaki saat bulan puasa baru dimulai. Pekan pertama Ramadan, tubuh masih dalam tahap adaptasi dengan ritme puasa harian.

Kamu bisa mendaki di pekan kedua atau ketiga, karena tubuhmu sudah mulai beradaptasi dengan ritme puasa. Sepekan sebelum pendakian, kamu harus mulai berlatih olahraga ringan dalam kondisi berpuasa. Misalnya jogging atau bersepeda.

2. Pilih gunung yang tidak terlalu berat

Pilihlah gunung-gunung yang memiliki rute relatif lebih mudah. Kesampingkan dulu niat untuk mendaki gunung dengan rute yang ekstrem.

Kamu bisa memilih gunung yang terlalu tinggi dan relatif aman. Misalnya seperti Gunung Papandayan, Gunung Gede, Gunung Andong, atau Gunung Prau.

Meski rute pendakian gunung-gunung tersebut terkenal mudah, kamu tetap harus waspada dengan segala kondisi ya. Jangan sampai kegiatanmu justru membuatmu terpaksa tak puasa, karena sakit atau tak kuat.SahabatQQ

3. Pilih waktu mendaki saat malam hari

Memilih waktu pendakian yang tepat saat bulan puasa bisa jadi salah satu solusi. Hindari mendaki pada pagi atau siang hari saat matahari sedang terik.

Kamu bisa memilih mendaki pada sore hari. Di tengah perjalanan, kamu bisa berhenti sejenak untuk menikmati waktu berbuka. Pasti asyik banget kan, berbuka puasa di lereng gunung.

Alternatif lainnya, kamu bisa mulai mendaki setelah salat Tarawih. Jika rute pendakianmu singkat, kamu bisa tiba di puncak saat sahur. Selanjutnya, kamu bisa turun pulang saat sore di keesokan harinya.

4. Ajak teman yang sama-sama sedang berpuasa juga

Teman pendakianmu yang tidak berpuasa bisa jadi godaan yang berat saat mendaki, apalagi kalau kamu memilih waktu pendakian di sore hari. Sebab, mereka bisa makan minum dengan bebas saat kelelahan, dan kamu tidak.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya memilih teman pendakian yang sama-sama sedang berpuasa. Hitung-hitung sama-sama merasakan perjuangannya. Tapi kalau imanmu kuat, tidak ada masalah siapa pun teman mendakimu.Agen Domino99

5. Minum multivitamin tambahan saat sahur

Selain menjaga asupan karbohidrat dan protein, kamu juga perlu mengonsumsi multivitamin tambahan saat sahur. Tujuannya untuk menjaga stamina saat sedang berkegiatan di luar ruangan. 

6. Bawa logistik secara efektif dan efisien

Pikirkan secara matang barang yang akan kamu bawa jika memilih mendaki di bulan puasa. Kamu harus membawa barang seefektif mungkin.

Singkirkan dulu barang-barang yang gak penting. Mendaki sambil berpuasa akan membuatmu kelelahan berlipat ganda, apalagi jika membawa barang yang terlalu berat.

Misalnya, lebih baik memilih sleeping bag atau matras dengan bahan yang ringan. Kamu juga bisa memilih membawa celana berbahan parasut yang punya kemampuan quick dry.

Untuk urusan foto, cukup membawa smartphone tanpa perlu menenteng kamera DSLR yang berat dengan tambahan lensa ini-itu. Pelajari juga cara packing yang efektif supaya tak menjadi lebih berat.

Gimana, jadi tertarik mencoba mendaki gunung saat puasa? Selain tips-tips di atas, kamu juga perlu memerhatikan hal krusial lainnya, seperti kondisi cuaca, medan, atau kondisi tubuhmu. Jangan terlalu memaksakan diri saat kondisi tidak memungkinkan ya, Guys!

Share:

Sabtu, 28 November 2020

5 Fakta Menakjubkan Grand Canyon, Tebing Arizona yang Eksotis

SahabatTravel - Grand Canyon selalu menawarkan keindahan yang menakjubkan. Keindahan lembah atau tebing yang memiliki warna eksotis ini merupakan situs warisan dunia yang dinobatkan oleh UNESCO. Pemandangan yang indah dengan liukan sungai Colorado dan berada di bagian utara Arizona, Amerika Serikat menjadikannya taman nasional yang banyak diburu turis.  


Siapa sangka di balik keindahannya tersimpan fakta-fakta unik yang harus kamu tahu. Keunikan sejarah hingga mitos yang berada di sana menarik sekali untuk diketahui. Berikut fakta menakjubkan tentang Grand Canyon yang tak banyak orang tahu.

1. Berapa sih umur Grand Canyon?

Tak banyak orang yang tahu lebih tepatnya tentang umur Grand Canyon. Peneliti mengalami kesulitan ketika menentukan secara pasti umur ngarai besar ini. Ada yang menyebut bahwa Grand Canyon berumur 6 juta tahun yang lalu. Kontroversi di kalangan ilmiah selalu terjadi dalam dunia geologi. 

Peneliti lain menganalisis kandungan mineral yang terdapat dalam tebing terjal ini. Mereka menyimpulkan bahwa Grand Canyon sudah terbentuk 70 juta tahun yang lalu. Tetapi fakta ini masih belum dikatakan tepat mengingat menghitung usia ngarai ini tidak bisa dianggap mudah. 

2. Grand Canyon dianggap sebagai pintu menuju akhirat

Sebuah suku terkenal di Arizona yang disebut Hopi menyebut bahwa Grand Canyon merupakan pintu menuju akhirat. Dalam bahasa mereka ini disebut Ongtupqa. Grand Canyon membawa sisi spiritual yang diyakini oleh suku asli Amerika yang menetap lama di sana.SahabatQQ

Penduduk Hopi menganggap bahwa anggota suku yang telah meninggal, akan dibawa ke arah barat melalui sipapuni atau tempat munculnya. Tempat ini berada di endapan kubah di antara sungai Colorado dan Sungai Little Colorado. Di sinilah mereka percaya adanya pintu menuju akhirat. 

3. Suhu di Grand Canyon bervariasi

Grand Canyon memiliki pembagian suhu yang bervariasi. Suhu ini dapat kamu rasakan sesuai ketinggian. Pada puncak Grand Canyon's North Rim yang berada pada ketinggian ribuan kaki di atas permukaan laut, kamu akan mengalami perubahan suhu sekitar 25 derajat fahrenheit. 

Saat musim panas, suhu tertinggi bisa mencapai 100 derajat fahrenheit. Ini dapat dirasakan pada dasar tebing. Sedangkan saat musim dingin, suhu puncak bisa mencapai 0 derajat fahrenheit. Jika ingin ke sini, baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu suhu yang sedang berlaku di sana. 

4. Grand Canyon bukan tebing terbesar di dunia

Anggapan tentang Grand Canyon adalah tebing terbesar di dunia ternyata tidak tepat. Jika kamu menyebut ini sebagai yang terindah di dunia mungkin ini tepat. Grand Canyon diperkirakan hanya memiliki kedalaman 1 mil. Mengukur tebing terjal seperti Grand Canyon memang tidak mudah. 

Ada ngarai Cotahuasi yang berada di Peru memiliki kedalaman lebih dari 8000 kaki. Dan ngarai ini dianggap lebih besar dari ngarai Kali Gandaki Gorge di Nepal. Jadi, tebing terjal Grand Canyon belum bisa disebut yang terbesar di dunia.Agen Domino99

5. Pelancong pertama yang mengunjungi Grand Canyon

Grand canyon telah dihuni oleh suku asli Amerika yang menetap ribuan tahun. Pada abad ke-16, suku ini menyambut wisatawan pertamanya yang berasal dari Eropa. Pada tahun 1540, Garcia Lopez De Cardenas dari Spanyol melakukan ekspedisi ke Grand Canyon.

Dia mengirim tiga tentaranya untuk mengelilingi dasar tebing yang terjal. Namun ekspedisi ini tidak berlangsung lama. Suku Hopi melindungi sungai Colorado dengan baik. Sehingga pelancong pertama tidak dapat menemukan air yang cukup untuk bekal ekspedisi. 

Fakta-fakta menakjubkan ini menarik sekali untuk diketahui. Alam selalu menawarkan pengetahuan yang bermanfaat untuk menambah wawasanmu. 

Share:

Kamis, 26 November 2020

7 Negara Ini Juga Ada Festival Thanksgiving yang Unik

SahabatTravel - Thanksgiving adalah festival penting bagi rakyat Amerika untuk merayakan kegembiraan dan rasa syukur atas segala nikmat kehidupan. Festival ini ditetapkan sebagai hari libur nasional. Umumnya, orang-orang merayakannya dengan hidangan kalkun panggang.


Selain di Amerika, festival serupa juga ada di negara-negara lain. Mau tahu dari negara mana dan seperti apa perayaannya? Yuk, simak uraiannya berikut ini.

1. Jepang 

Sejak 1948, orang Jepang merayakan Thanksgiving setiap 23 November dengan nama Kinrō Kansha no Hi. Nama ini diangkat dari festival Niinamesai yang telah ada sejak ratusan tahun lalu untuk merayakan musim panen. Perayaan dipimpin oleh organisasi buruh sebagai simbol perayaan kerja keras. Anak-anak akan membuat kerajinan tangan dan hadiah untuk diberikan kepada petugas keamanan setempat.

2. Kanada 

Orang Kanada pertama kali merayakan Thanksgiving pada 1578 ketika seorang penjelajah asal Inggris merayakan keberhasilan pendaratannya di Nunavut. Pemerintah menjadikannya sebagai hari libur nasional sejak 1879, kemudian memindahkannya ke 6 November sebagai perayaan syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah.SahabatQQ

3. Jerman 

Thanksgiving di Jerman dikenal dengan nama Erntedankfest yang dirayakan sebagai hari libur keagamaan. Erntedankfest jatuh setiap Minggu pertama Oktober. Masyarakat Jerman bersyukur atas keberuntungan yang diberikan Tuhan sepanjang tahun. Festival ini identik dengan Erntekrone, mahkota yang terbuat dari biji-bijian, bunga, dan buah-buahan.

4. Liberia 

Di Liberia, Thanksgiving dirayakan pada Kamis pertama November. Orang Liberia merayakan festival ini sejak abad ke-19. Momen ini dipelopori oleh budak Amerika yang dibebaskan. Mereka akan memenuhi gereja dengan membawa keranjang berisi buah-buahan lokal. Setelah proses doa, buah-buahan akan dilelang. Lalu mereka pulang ke rumah untuk berpesta pora, bernyanyi, dan menari bersama.

5. Korea 

Di Korea orang merayakan perayaan bernama Chuseok Harvest Festival setiap hari ke-15 di bulan ke-8 kalender Lunar sebagai penghormatan kepada leluhur dan nenek moyang. Mereka merayakannya dengan pulang ke kampung leluhur dan ziarah ke makam dengan membawa makanan tradisional, seperti songp'yon (kue beras tradisional), toran-t’ang (sup talas), dan song-i (jamur). Festival juga diisi dengan bernyanyi dan memanah. Orang Korea juga memanfaatkan hari libur ini untuk berbagi kebahagiaan dengan orang terdekatnya.Agen Domino99

6. Tiongkok

Di Tiongkok, masyarakat merayakan Harvest Moon Festival selama 3 hari di pertengahan musim gugur saat bulan penuh dan paling terang. Di dalam adat kuno, festival ini dirayakan dengan serangkaian doa dan pembakaran persembahan. Namun, hari ini lebih dirayakan dengan kebersamaan. Masyarakat di Tiongkok akan menghabiskan waktu dengan berbincang sambil menyantap kue. Festival ini juga identik dengan lampion.

7. India

Orang India mengenal festival Pongal untuk merayakan rasa syukur kepada alam. Pongal dirayakan selama 4 hari penuh di pertengahan Januari di India Selatan. Hari pertama dirayakan dengan upacara penghormatan kepada penguasa awan yang mengatur turunnya hujan, yaitu Dewa Indra. Hari kedua dilakukan upacara penghormatan kepada Dewa Matahari. Orang-orang secara simbolis mempersembahkan tebu, kelapa, pisang dan nasi yang direbus dengan susu kepada Dewa. 

Sementara, hari ketiga adalah hari untuk memuliakan sapi yang dikenal sebagai Mattu Pongal. Sapi akan dihiasi dengan dekorasi dan manik-manik. Hari keempat merupakan puncak perayaan Pongal. Para perempuan India mencuci daun kunyit lalu meletakkan beras di sekitarnya. Mereka berdoa meminta kemakmuran bagi seluruh anggota keluarga.

Perayaannya seru, kan? Walaupun Indonesia secara resmi tidak merayakan festival Thanksgiving atau sejenisnya, kita bisa mengambil pelajaran dari perayaan ini yaitu untuk senantiasa bersyukur atas anugerah yang Tuhan berikan melalui alam semesta dan isinya.


Share:

Selasa, 24 November 2020

5 Spot Wisata Alam yang Bisa Dikunjungi Sekitaran Ubud, Bali

SahabatTravel - Capek kerja emang obatnya adalah liburan terutama ke wisata alam yang menenangkan dan membawa perasaan damai di hati. Nah, kali ini admin merekomendasikan tempat wisata alam yang ada di Bali terutama Ubud.


Di sekitar Ubud bisa dibilang begitu banyak lokasi wisata alam yang bisa kamu kunjungi. Bisa diakses dari mana saja alias lokasinya gak susah, inilah kelima wisata alam sekitaran Ubud yang wajib dikunjungi kalau nanti udah bisa ke Bali.

1. Bukit Campuhan

Belum sah ke Ubud, Bali kalau gak mampir ke Bukit Campuhan. Wisata alam satu ini sangat cocok dikunjungi pagi hari saat matahari hendak terbit atau di sore hari kala akan matahari akan tenggelam.

Mau jalan-jalan santai sambil foto boleh atau mau olahraga juga boleh. Dijamin mata dan pikiran kamu akan disegarkan dengan rimbunannya ilalang dan tumbuhan lainnya.

Oh ya, kalau ke tempat ini gak perlu bayar ya, cuma parkir doang kok!

2. Tegalalang

Wisata alam selanjutnya disekitaran Ubud yang wajib kamu kunjungi adalah Tegalalang. Terletak di pinggar jalan raya Ubud ke Kintamani, kamu bakal dimanjakan dengan keindahan tumpukan persawahan alias terasiring.

Hanya perlu berkendara 15 menit dari pusat Ubud ke Tegalalang. Kamu bisa menikmati persawahan ini langsung atau hanya menikmati saja dari pinggir jalan maupun cafe yang berderet di sekitaran Tegalalang.SahabatQQ

3. Hidden Canyon Beji Guwang

Selanjutnya ada wisata alam susur sungai dengan bentuk mirip banget Hidden Canyon di Amerika. Namanya adalah Beji Guwang. Di sini kamu bisa menyusuri ngarai yang sangat eksotis, jadi gak perlu deh jauh-jauh ke Amerika kalau mau menikmati indah Hidden Canyon cukup di Indonesia aja.

Tempatnya tidak jauh dari Ubud, hanya sekitar 30 menit berkendara. Tiket masuknya saat ini Rp75.000 per orang sudah plus dengan pemandu. Jangan lupa gunakan baju renang atau baju siap basah jika berkunjung ke sini ya.

4. Air Terjun Tegenungan

Yang gak kalah keren di sekitaran Ubud adalah air terjun Tegenungan ini. Di air terjun ini kamu bisa mandi tapi ingat jangan terlalu mendekat ke lokasi turunnya air. Lokasinya yang gak terlalu jauh dari rumah warga menjadikan wisata alam satu ini selalu ramai dikunjungi. 

Kalau ke air terjung Tegenungan jangan lupa berfoto karena banyak juga disediakan spot menarik untuk sekadar selfie.Agen Domino99

5. Rafting di Sungai Ayung

Terakhir wisata alam yang wajib kamu coba kalau lagi di sekitaran Ubud adalah rafting di suangi Ayung. Wah, ini sih gak ada obatnya. Kamu bisa teriak sambil basah-basahan bareng kawan-kawan. Kalau kesini pastiin kamu udah hubungin dulu contact personnya supaya gak kecelek.

Wah gila keren dan sangat cantik kan wisata alam di sekitaran Ubud, Bali ini. Emang ya Indonesia itu bukan cuma slogan belaka, nyata dan terbukti adanya. Namun selalu ingat untuk selalu menjaga jarak, memakai masker, dan menerapkan protokol kesehatan lainnya di masa pandemi ini ya.

Share:

Sabtu, 31 Oktober 2020

8 Aktivitas Seru di Taman Nasional Takabonerate, Surga Para Divers!

SahabatTravel - Taman Nasional Takabonerate terletak di Kabupaten Kepulauan Selayar yang masuk dalam lokasi Provinsi Sulawesi Selatan.


Taman nasional yang dikenal sebagai atol terbesar ketiga di dunia dan berada di bawah urutan dari kepulauan Marshall dan Maladewa ini ternyata adalah surga tersembunyi yang bisa jadi destinasi baru kunjungan kamu berikutnya.

Sebagai kepulauan, tentu yang ada dalam benak kalian sebagai wisatawan adalah kegiatan berenang dan berenang. Nah, berbeda dengan Taman Nasional Takabonerate yang menawarkan kamu banyak kegiatan lainnya nih. Simak yuk!

1. Diving dan snorkeling wajib dilakukan di Takabonerate dengan lebih dari 40 spot diving yang tersedia lho

Kamu tidak akan bosan menjelajah bawah laut Takabonerate yang memiliki 17 pulau dengan spot diving dan snorkeling yang terumbu karangnya sangat dilindungi oleh masyarakat sekitar dan diawasi oleh pemerintah. Spot diving paling terkenal adalah Jinato Wall Paradise dan The Rivers Spot yang juga letaknya di Pulau Jinato.

Selain terumbu karang, tentu para penyelam akan bertemu dengan makhluk hidup di lautan Takabonerate yang bervariasi mulai dari butterfly fish, ubur-ubur, penyu sampai lobster pun bisa ditemui.

Untuk yang melakukan snorkeling pun juga bisa menikmati pemandangan bawah lautnya yang indah meski masih berada dekat dengan pesisir pantai.

2. Bermain dengan bayi-bayi hiu di pesisir pantai Pulau Tinabo atau bisa juga berfoto sama baby shark dudududu nih

Di Pulau Tinabo menjadi spot paling terkenal di antara pulau-pulau lainnya yang ada di Taman Nasional Takabonerate. Selain karena spot diving-nya yang tak kalah indah juga karena di pinggiran pantainya menjadi tempat para bayi-bayi hiu bermain.

Jika beruntung, kamu pun bisa melihat gerombolan bayi hiu yang tidak berbahaya. Saat mendekati bayi hiu cobalah untuk tidak membuat banyak gerakan agar mereka tidak menjauh. Perlu diperhatikan juga bahwa pengunjung tidak dianjurkan memegang meski mereka terbilang jinak. Cukup memberi makan dan para bayi hiu akan mendekat untuk bisa kamu ajak berfoto.

3. Bermain kano di sekitar lautan lepas untuk menenangkan diri sambil berolahraga

Bermain kano menjadi aktivitas yang tidak kalah seru bagi kamu yang menyukai olahraga air tapi ingin jauh dari bahaya. Kamu bisa mencoba bermain kano yang disediakan di Pulau Tinabo nih.

Di pulau Tinabo juga merupakan spot yang sama saat kamu menikmati bayi-bayi hiu. Ditemani para bayi hiu saat bermain kano? Kenapa tidak?SahabatQQ

4. Malam hari jangan tidur dulu. Kamu bisa menikmati stargazing ditemani terpaan sejuk angin laut

Sunset dan sunrise tentu bisa dinikmati di Taman Nasional Takabonerate ini. Tapi, yang tidak kalah menarik adalah melihat bintang yang terhampar menyatu dengan pemandangan laut di malam hari. Duduk bersama pasangan pastinya romantis banget nih.

5. Destinasi pulau menarik juga begitu banyak di Takabonerate. Jadi jangan sampai tidak melakukan island hopping!

Bukan hanya lautannya yang perlu kamu jelajahi tapi, pulau-pulaunya pun tidak kalah menarik. Di tempat para warga bermukim ini, kamu bisa membaur dan belajar tentang bagaimana para warga bertahan hidup di tengah lautan.

Pulau-pulau terkenal yang bisa kamu kunjungi adalah Pulau Jinato, Pulau Lantigiang, Pulau Ranjuni, Pulau Bungin Belle dan Pulau Tinabo. Di sana kamu bisa melihat para warga yang terbagi menjadi beberapa suku termasuk Suku Bajo yang sehari-harinya menangkap ikan. Sehingga kamu pun bisa belajar teknik menangkap ikan mulai dari spearfishing (menembak ikan), menjala, dan memancing.

6. Menikmati indahnya gosong pasir yang dikelilingi lautan lepas

Hamparan pasir putih yang bersih bisa menjadi spot foto-foto kamu nih. Pasir putih yang menjorok ke lautan yang terlihat begitu estetis ini juga menjadi tempat favorit untuk menikmati sunset dan sunrise. Biasanya, gerombolan burung camar akan beristirahat di gosong pasir ini dan membuat suasana menjadi lebih fantasis!Agen Domino99

7. Kaum rebahan angkat tangan dong? Rebahan kamu enggak akan membosankan lagi kalau di lautan Takabonerate!

Rebahan di laut Takabonerate cukup populer di kalangan remaja millennial. Bukan hanya bisa menikmati waktu sendiri menatap langit dan membaur dengan lautan tapi kamu juga bisa foto-foto untuk pamer ke teman-teman kamu yang belum bisa merasakan pengalaman yang sama lho.

8. Camping di pinggir pantai ditemani pemandangan lautan sepanjang mata memandang

Meski minim fasilitas, tapi banyak wisatawan yang  mencoba untuk merasakan camping di pinggir pantai. Kapan lagi kamu bisa mendapatkan pengalaman yang belum tentu bisa didapatkan di tempat lain?

Kegiatan yang kamu lakukan saat mengunjungi pulau seringkali hanya itu-itu saja. Tapi di Taman Nasional Takabonerate tentu saja berbeda kan? Liburan kamu akan dibuat seru saat berkunjung. Jadi siap gak berangkat ke Takabonerate nih?

Share:
Copyright © Seputar Informasi Tips Travel | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com